Senin, 10 Oktober 2016

PENANGANAN TROUBLESHOOTING YANG TERJADI PADA SOFTWARE

Tags

1.Terlalu Banyak Menjalankan Aplikasi Secara Bersamaan (Multitasking)
Jika kamu bekerja dengan komputer, pastinya kamu sering menjalankan beberapa aplikasi sekaligus dalam waktu yang bersamaan atau bahasa kerennya multitasking, hehehe... 
Ya, memang multitasking akan sangat berguna dan akan mempercepat suatu pekerjaan. Akan tetapi, terlalu banyak aplikasi yang terbuka akan mengakibatkan RAM komputer akan terkuras habis. Dan lama-lama akan mengakibatkan Not Responding. Jadi, usahakan jangan membuka banyak aplikasi yang memang tidak dibutuhkan. Kalau pun itu memang diperlukan, usahakan aplikasi yang terbuka tidak lebih dari 3 aplikasi.


2.karena serangan virus

 Cari lokasi virus, terutama asal virus ini berjalan di komputer (induknya). Jika mengalami kesulitan, bisa dibaca artikel tentang Tips mendeteksi keberadaan Virus- Setelah diperoleh, diperhatikan (catat) keterangan seperti ukuran file, tanggalnya (walaupun virus bisa berubah-ubah ukuran dan tanggalnya, tetapi sebagian ukuran dan tanggalnya selalu sama. Bisa dicari file yang sejenis dan dicatat lokasinya.
– Setelah didapat, gunakan salah satu Bootable CD dan restart komputer agar booting dari CD (Anda mungkin perlu menyetting BIOS-nya dulu agar Boot pertama kali CD/DVD-ROM).
– Buka program file manager, yang tersedia. Jika windowsnya NT, XP atau diatasnya, pastikan program tersebut mendukung membaca format NTFS
– Cari file virus dan hapus atau jika masih ragu, direname saja dari *.exe menjadi *.vrs (misalnya). Untuk menyakinkan, gunakan fasilitas search untuk mencari file dengan ukuran yang sama atau tanggal yang hampir sama. Jika ditemukan bisa direname
– Kembali restart komputer dan cek lagi
Jika cara diatas masih belum berhasil mungkin anda dapat menggunakan cara dibawah ini.
– Update antivirus anda secara rutin.
Cara tergampang melawan virus adalah menginstal program antivirus dengan update database virus terbaru. Kemudian lakukan scan terhadap komputer anda. Dan 1 hal yang harus anda ingat adalah perkembangan virus lebih cepat 1 langkah dari perkembangan antivirus. Oleh karena itu sering-seringlah anda untuk selalu mengupdate antivirus yang anda gunakan untuk mencegah adanya virus-virus baru yang belum dikenal oleh antivirus.
– Memakai MsConfig
MsConfig ini digunakan untuk memeriksa sistem komputer terutama pada tab start-up karena tab ini akan memuat info tentang program apa saja yang dijalankan saat booting awal dilakukan. Jika kita menemui nama program baru atau aneh, itu wajib anda waspadai. Jika yakin itu virus, hilangkan tanda chek list pada program yang dicurigai, kemudian restart komputer anda. Baru kemudian hapus file-file virus dengan cara biasa.
(Cara menjalankan program MsConfig yaitu klik Start, Run, pada kotak ketikan MsConfig dan tekan enter).
– Memakai regedit
Cara menjalankan program regedit yaitu klik Start, Run, pada kotak ketikan regedit dan tekan enter. Dengan regedit, anda sebenarnya bisa mencegah atau memutus proses virus. Karena virus umumnya memanfaatkan jasa registry dalam menjalan programnya. Bagian yang wajib diperiksa adalah :
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ Run
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ RunOnce
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ RunOnceEx
HKEY_CURRENT_USER\SOFTWARE\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ Run
Jika pada registri tersebut terdapat program yang anda curigai virus, hapuslah.
– Memakai program pemeriksa proses
Apabila dengan MsConfig anda gagal dalam melakukan penelitian dan pengambilan keputusan, pergunakan Task Manager dengan cara tekan tombol Control + Alt + Del secara bersamaan. Perhatikan proses yang berjalan di tab Process. Matikan proses virus dengan cara klik proses yang dicurigai kemudian klik end process. Pada tab applications pilih program virus yang sedang aktif, matikan prosesnya dengan cara klik end task. Anda juga dapat menggunakan program lain seperti showkillproses, proses explorer, dll.
– Memunculkan Folder option yang hilang
Jalankan regedit. Hapus key pada registry atau ganti nilainya menjadi 0
“HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer\ NoFolderOptions”
– Memunculkan Find/Search dan Run yang hilang
Jalankan regedit.
“HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\ Start_ShowSearch”
Ganti nilainya menjadi 1
“HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Explorer\Advanced\ Start_ShowRun”
Ganti nilainya menjadi 1
CreateIntegerKey “HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ Policies\Explorer\ NoFind”
Ganti nilainya menjadi 0
CreateIntegerKey “HKCU\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\ Policies\Explorer\ NoRun”,
Ganti nilainya menjadi 0
– Bersihkan system restore tiap drive (C/D)Caranya :
Klikkanan drive > propertis > disk cleanup > more option > clean up pada system restore
– Pulihkan registryPulihkan registry yang telah diotak-atik oleh virus. Jika tidak, maka virus dapat menginfeksi komputer Anda lagi. Gunakan Hijack This, Registry Cleaner, atau The Killer Machine. Hapus juga entry Scheduled Task yang dibuat oleh virus jika ada.
– Munculkan file-file yang disembunyikan virusVirus pada umumnya tidak begitu kejam dengan menghapus dokumen-dokumen anda. Biasanya file-file tersebut hanya disembunyikan. Gunakan perintah attrib -s -h pada Command Prompt untuk memunculkannya kembali.
– Hati-hatilah saat melakukan transfer data baik melalui disket, USB Flash Disk, maupun dari jaringanTunjukkan file hidden dan ekstensi file pada Windows Explorer. Selain itu, jangan mudah tergoda oleh file-file dengan nama yang aneh.
Langkah-Langkah Menghapus Virus Dengan Cara Manual :
1. Untuk dapat menghapus file virus, matikan dulu prosesnya (lihat keterangan diatas).
2. Jalankan regedit, masuk ke registry pemicu program yaitu Run, RunOnce, RunOnceEx (lihat keterangan diatas). Hapus key dan value program virus. Restart.
3. Munculkan Run, Search/Find, folder option.
4. Cari file virus dengan menggunakan Find/Search *.exe dan pada size isi dengan ukuran file virus sedikit diatasnya dalam ukuran Kb untuk mempercepat proses pencarian.
5. Untuk mempermudah, munculkan folder hidden, file hidden dan extension file dengan menggunakan folder option di windows explorer, tool, folder option, View. Klik Show hidden file and folder, klik Hide extensions for known file type, klik Hide protected operating system file.
6. Hapus file virus. File virus biasanya mempunyai ukuran file yang sama dan tanggal pembuatan yang sama.
  

3. setting software berubah dari kondisi optimalnya

1. Setelah melakukan instalasi SO, juga tambahan software lain atau setting tool atau perangkat lain, simpan dengan setting tersebut bisa menggunakan Ghost. Jadi jika sewaktu-waktu mengalami gangguan termasuk juga virus, setting yang sudah tersimpan tadi bisa dibuka. Tidak perlu waktu lama untuk membukanya jika dibandingkan dengan menginstal, menyetting, dsb.
 2. Bekukan sistem operasinya. Saat ini software yang bisa diandalkan untuk membekukan sistem operasi adalah Deep Freeze. Versi terbarunya sudah ada Deep freeze 6.30. Cara ini diperlukan ruang hardisk dan memori yang lebih besar, disbanding dengan cara yang pertama. Setelah urusan instal dan setting yang diperlukan selesai, lalu install Deep freeze yang otomatis langsung membekukan setting dan konfigurasi pada Sistem Operasi Komputer atau Drive di Hardisk. Untuk menambah atau melakukan perubahan setting, Deep freeze-nya harus dibuka dahulu (dengan menekan tombol Ctrl+Shift+Alt+F6) kemudian restart computer, lalu tambah atau ubah sistem atau konfigurasi yang diperlukan. Umumnya yang dibekukan adalah partisi hardisk pada C atau dimana sistem terinstal. Jadi jika terjadi perubahan karena berubah atau rusak, yang disebabkan oleh ketidaksengajaan, tidak mengerti, atau virus sekalipun tidak akan tersimpan pada sistem. File atau program yang ditempatkan pada partisi yang dibekukan tadi, hanya bersifat sementara, ketika komputer direstart atau booting, semua akan kembali seperti semula. Menginstal Deep Freeze 5.30 - Klik 2x pada program Deep Freeze Pilih I Accept (untuk pertanyaan tentang License), klik install, next, finish. Selanjutnya secara otomatis PC melakukan proses booting. Mengaktifkan dan menonaktifkan Deep Freeze - Untuk Deep freeze 5.30 : tekan Ctrl+Shift+Alt+F6 - Untuk Deep freeze 6.30 : tekan tombol shift + double klik mouse icon Deep Freeze yang terdapat di sudut kanan bawah taskbar. - Abaikan password, jika belum mengisi password. Klik OK - Pilihan Boot Frozen, sistem dalam keadaan beku. - Pilih Boot Thawed, Deep Freeze dalam keadaan non aktif kemudian restart Windows - Menu Password adalah fasilitas untuk mengisi password pada Deep freeze. - Akhiri dengan OK. - Untuk melihat perubahan lakukan restart atau booting komputer tersebut. Catatan : - Jika ingin menyimpan data baru jangan ditaruh di Drive C atau drive yang dibekukan. - Komputer yang dibekukan sebaiknya dibuat minimal dua akun untuk login, satu akun administrator, yang lainnya bebas. Tujuannya untuk mengantisipasi jika terjadi salah instalasi software tertentu, dan kita lupa atau tidak sengaja langsung membekukannya. Terkadang akun tempat kita instalasi tersebut tidak bisa dimasuki.

4. perangkat lunak yang lambat
  1. 1
    Gunakan peramban yang lain. Sebagian orang menggunakan Internet Explorer yang meskipun layak dipakai namun boros sumber daya. Selain itu, halaman web saat ini menjadi lebih maju sehingga proses yang diperlukan untuk memuat laman juga lebih banyak. Anda harus beralih ke peramban yang dapat disesuaikan untuk menghapus iklan atau hal-hal tidak penting lainnya.
    • Firefox memiliki banyak ekstensi untuk memblokir berbagai elemen web, seperti JavaScript, iklan, Flash, dan hal-hal lain. Salah satu pengaya paling penting yaitu Adblock Plus. Pengaya ini akan menghilangkan iklan dan mempercepat waktu memuat laman saat Anda berselancar. Anda juga dapat mencoba pengaya Fasterfox Lite yang dapat meningkatkan kecepatan Firefox.
    • Google Chrome, meski baru namun peramban ini menggunakan sedikit memori dan berguna untuk situs yang memiliki banyak JavaScript dan Flash. Tersedia juga pengaya FastestChrome.
    • Opera memiliki teknologi kompresi, (Opera turbo) yang dirancang khusus untuk koneksi jaringan lambat. Fitur ini telah terbukti sangat efektif bagi banyak pengguna.
  2. 2
    Hapuslah pengaya, ekstensi, dan plugin yang tidak diinginkan. Meski menggunakan banyak plugin dan pengaya dapat membuat pengalaman berselancar menjadi lebih efisien, namun sulit untuk memuat lama dengan instan. Hal-hal tidak penting lainnya seperti tema, tampilan (alias skin), atau aksesori lain yang sudah ada sejak lama juga sebaiknya dihapus. Sebaiknya nonaktifkan plugin dan pengaya yang tidak diperlukan untuk meningkatkan kecepatan selancar dan pengunduhan.
    • Untuk menonaktifkan pengaya pada Firefox, Buka Tools > Add-ons lalu nonaktifkan pengaya dan plugin yang tidak diinginkan. Buka ulang Firefox agar terlihat perubahan.
    • Untuk menonaktifkan pengaya pada Google Chrome, Buka Customize > Tools > Extensions dan nonaktifkan plugin yang tidak diinginkan. Buka ulang Chrome agar terlihat perubahan.
    • Untuk mematikan pengaya Internet Explorer, Buka Tools > Manage Add-ons dan nonaktifkan pengaya yang tidak diinginkan. Buka ulang IE agar terlihat perubahan.
  3. 3
    Tutup tab yang tidak terpakai. Banyak halaman yang otomatis menyegarkan diri setiap beberapa menit atau detik, bahkan saat Anda tidak melihatnya. Tujuannya untuk memastikan tampilan pada semua lama tetap yang terbaru (misalnya halaman berita, Facebook, dan Twitter). Tutup tab-tab ini bila tidak digunakan agar tidak menghabiskan pita lebar.
  4. 4
    Biarkan (sedikit) kuki dan singgahan. Membiarkan kuki dan singgahan berarti riwayat selancar atau informasi pribadi Anda akan dilacak dan/atau disimpan. Hal ini tidak berbahaya dan nyatanya memungkinkan laman untuk dimuat lebih cepat. Namun jika Anda ragu, aturlah pengaturan baku peramban untuk melarang semua kuki, lalu tambahkan situs-situs yang Anda percaya ke daftar “Exceptions”. Selain itu, jangan atur peramban untuk menghapus otomatis singgahan setiap kali menutup. Perhatikan bahwa masing-masing peramban memiliki tingkatan penyesuaian kuki dan singgahan. Untuk mengubah pengaturan ini.
    • Pada Firefox, buka Tools > Options > Privacy.
    • Pada Internet Explorer, buka Tools (tampilannya seperti gir) > Internet Options >Browsing History dan pastikan Delete browsing history on exit tidak dicentang. Untuk penghapusan yang lebih terkontrol, buka Delete… dan pastikan Preserve favorite website data dicentang.
    • Di Chrome, buka Tools (tampilannya seperti kunci inggris) > Settings, gulirkan ke bawah, lalu buka Show Advanced Settings > Privacy > Content Settings.

Metode 2 dari 4: Mengoptimalkan modem/perute

  1. 1
    Gantilah saluran perangkat nirkabel Anda. Jika tempat tinggal Anda cukup dekat dengan tetangga dan Anda dapat melihat koneksi nirkabel mereka, mungkin saja perangkat nirkabel Anda macet karena harus disiarkan di saluran yang sama dengan tetangga. Untuk menguji hal ini, unduh, instal dan jalankan program semisal inSSIDer untuk memindai jaringan nirkabel dan saluran yang terkait di sekitar Anda.
    • Temukan koneksi nirkabel Anda di dalam daftar (biasanya di bagian atas). Carilah saluran yang sedan disiarkan, lalu bandingkan dengan saluran lain yang digunakan. Idealnya hanya ada satu jaringan pada saluran ini (seperti pada contoh di bawah), namun biasanya masalahnya bukan ini. (Bahkan di daerah ramai pun ini tidak mungkin terjadi.) Pantaulah saluran antara 1 dan 11 yang memiliki sedikit atau tidak memiliki jaringan, lalu catat saluran yang terbebani dengan banyak jaringan (dalam contoh di bawah ini, saluran 6).
    • Jika perlu, ubah saluran nirkabel Anda. Hubungi alamat IP modem/perute (alamat IP ada di manual, melihatnya pada perangkat, atau mencarinya di internet), cari saluran siaran pada pengaturan (lokasinya bervariasi tergantung pada perangkat), lalu pilih alternatifnya dari daftar buka bawah.
  2. 2
    Pindahkan perute nirkabel Anda. Bisa dengan memindahkannya ke ruangan yang paling banyak penggunanya atau pindahkan ke tengah-tengah. Idealnya, harus ada jalur langsung tidak terhalang antara komputer dan perute.
  3. 3
    Hindari gangguan dari perangkat nirkabel lainnya. Secara khusus, ponsel nirkabel dapat mengganggu koneksi internet nirkabel, jadi jika kedua perangkat ini berbagi colokan telepon, pisahkan secara fisik sejauh mungkin (jarak antara keduanya minimal beberapa meter).

  4. 4
    Gunakan kabel Ethernet. Penggunaan nirkabel mungkin lebih melegakan, namun kerugiannya adalah gangguan sinyal terutama di ruangan berbeda sehingga mengurangi kinerja perangkat secara keseluruhan. Gantilah nirkabel dengan kabel Ethernet, dan gunakan nirkabel untuk perangkat yang mesti diletakkan di tempat yang sulit dijangkau.
  5. 5
    Gantilah perangkat internet dengan yang baru. Fisik modem/perute tua kemungkinan tidak mampu menampung potensi kecepatan paket internet.

Metode 3 dari 4: Mengoptimalkan paket layanan Internet

  1. 1
    Kenali kecepatan Internet Service Provider (ISP) yang Anda gunakan. Hal ini penting karena penyebab koneksi yang lambat bisa jadi berada di mereka. Kecepatan internet biasanya tercantum di lembaran tagihan. Jika tidak ada, Anda dapat melihatnya di situs web ISP atau menghubungi mereka langsung.
  2. 2
    Lakukan tes kecepatan internet.[1] Hasil tes harus mendekati kecepatan yang diberikan oleh ISP Anda. Jika hasil tes Anda rendah, gunakan komputer lain pada jaringan yang sama. Jika hasilnya tetap rendah, hubungi ISP Anda. Namun jika tidak, maka masalahnya ada di komputer yang Anda gunakan.
  3. 3
    Beralihlah ke paket yang lebih kencang. Laman web saat ini tidak sama dan lebih rumit dibandingkan dengan laman web beberapa tahun yang lalu. Misalnya koneksi Anda kini tidak bisa mengakses situs aliran dan mengunduh dengan cepat. Jika Anda sudah bertahun-tahun berlangganan operator yang sama, mintalah potongan harga saat menukar paket Anda. Atau, lihatkan penawaran dari operator lain. Banyak operator yang menawarkan bonus jika Anda mau beralih ke mereka.

Metode 4 dari 4: Mengoptimalkan komputer Anda

  1. 1
    Buanglah semua program yang tidak penting. Koneksi Internet Anda memerlukan memori untuk bisa berjalan cepat. Jika komputer menjadi lambat karena program yang tidak penting, koneksi Anda pun akan lebih lambat. Tutup program yang tidak Anda gunakan.
  2. 2
    Lakukan pemindaian virus dan perangkat intai. Virus dan perangkat intai juga menggunakan memori sehingga ikut memperlambat koneksi. Jalankan pindai menyeluruh atau lengkap untuk setiap program yang Anda miliki. Pemindaian secara teratur akan menyaring virus jika ada. Lihat di bawah jika Anda ingin menggunakan program untuk memindai virus dan perangkat intai.
  3. 3
    Pastikan Anda tidak menjalankan dua firewall. Hal ini akan mengganggu satu sama lain, dan selain menimbulkan masalah keamanan juga mengurangi kinerja web. Secara khusus, jika Anda menggunakan Windows tapi telah mengunduh atau membeli firewall lain, periksalah apakah Windows Firewall aktif (secara baku biasanya aktif). Buka 'Search > Windows Firewall, tekan Change Settings untuk menonaktifkannya.
  4. 4
    Periksa sisa ruang kosong pada komputer. Jika cakram keras hampir penuh, kumpulkan berkas yang tidak sering digunakan lalu bakar ke CD atau DVD, ke cakram keras eksternal, atau hapus. Komputer Anda menggunakan ruang kosong di cakram keras sebagai memori virtual, sehingga cakram keras yang penuh akan memperlambat komputer sekaligus koneksi.
  5. 5
    Jalankan defragmentasi cakram. Tindakan ini harus dilakukan dua minggu sekali untuk dapat meningkatkan kinerja komputer secara keseluruhan sekaligus meningkatkan koneksi Internet.
  6. 6
    Gantilah komputer Anda dengan yang baru. Mungkin komputer tua saat ini tidak memiliki daya untuk memanfaatkan banyak hal di Internet. Bahkan meningkatkan komponen yang sederhana seperti RAM (Random Access Memory) bisa membantu. Jika usia komputer lebih dari lima tahun, mungkin sudah saatnya untuk menggantinya dengan model yang lebih baru ATAU menggunakan sistem operasi lain. Kembalikan ke windows versi lama seperti windows XP atau sistem operasi Linux agar membantu kinerja komputer lama. Anda bahkan bisa menggunakan sistem operasi yang bisa mengebut langsung ke peramban (xPud, browserLinux, slitaz, dll.) jika menjelajah adalah hal yang penting bagi Anda!
  7. 7
    Matikan komputer Anda setiap malam. Meninggalkan komputer setiap hari dalam modus siaga tanpa menyalakan atau mematikan sepenuhnya akan lebih banyak menghabiskan memori dan segera memperlambat kecepatan Internet.

Tips

  • Pastikan program antivirus dan perangkat intai tetap mutakhir. Definisi virus yang telah kedaluwarsa tidak berguna sementara banyak hal baru yang hampir setiap hari ditambahkan ke defenisi tersebut. Selalu mutakhirkan program sebelum memindai dan saat mengunduh program baru.
  • Bahkan jika pemindai virus Anda memiliki fitur pindai perangkat intai, Anda masih harus menginstal program pindai perangkat intai yang terpisah.
  • Datangkan ahli komputer ke rumah Anda.
  • Periksa kuota yang tercantum pada tagihan ISP Anda apakah menggunakan KB (kilobita) atau Kb (kilobit). Satu Kb memiliki 1.024 bita, dan satu KB memiliki 8192 bit.

Peringatan

  • Jangan gunakan perangkat lunak "speed booster" untuk koneksi Anda. Sebagian besar jenis aplikasi ini tidak berfungsi, dan bahkan dapat memperlambat koneksi Anda. Demikian pula untuk perangkat lunak manajemen memori.
  • Jangan menjalankan lebih dari satu pemindaiai virus di satu waktu. Program pemindaian antivirus akan mengganggu satu sama lain dan melewatkan virus yang ada.
  • Waspadai program pembersih perangkat intai dan program lain yang mengklaim dapat meningkatkan kinerja. Banyak dari program ini tidak berfungsi dan malah mengandung perangkat intai atau menghambat kinerja. Bacalah dengan seksama mengenai sebuah program sebelum mengunduhnya. Lihat juga ulasan program ini di situs web terkenal (bukan kesaksian) oleh pengguna-program lainnya.
  • Hati-hati saat menutup program. Sebagian program harus tetap terbuka agar bisa menjalankan program lain. Jika Anda tidak yakin, carilah nama program itu di internet atau mintalah saran dari para ahli program.
  • Anda harus menguji lebar pita di internet selama beberapa hari berturut-turut dan pada waktu yang berbeda, karena lebar pita mereka (atau lebar pita anda) bisa saja sedang sibuk. Hitung "rata-rata" kecepatan koneksi Anda.
  • Jika komputer Anda terinfeksi perangkat intai, mengubah peramban yang Anda gunakan tidak akan memecahkan masalah