Senin, 13 Februari 2017

VPN SERVER (pptp)


assalamualaium wr.wb
Image result for logo vpn server
A. Pengertian :
     Virtual Private Network (VPN) atau Jaringan Pribadi Maya sesungguhnya sama dengan Jaringan Pribadi (Private Network/PN) pada umumnya, di mana satu jaringan komputer suatu lembaga atau perusahaan di suatu daerah atau negara terhubung dengan jaringan komputer dari satu grup perusahaan yang sama di daerah atau negara lain. Perbedaannya hanyalah pada media penghubung antar jaringan. Kalau pada PN, media penghubungnya masih merupakan milik perusahaan/grup itu sendiri, dalam VPN, media penghubungnya adalah jaringan publik seperti Internet.

    Dalam VPN, karena media penghubung antar jaringannya adalah jaringan publik, diperlukan pengamanan dan pembatasan-pembatasan. Pengamanan diperlukan untuk menjaga agar tidak sebarang orang dari jaringan publik dapat masuk ke jaringan pribadi. Yang dikecualikan untuk dapat masuk ke jaringan pribadi hanyalah orang-orang yang terdaftar atau terautentifikasi terlebih dahulu. Pembatasan diperlukan untuk menjaga agar tidak semua orang atau user dari jaringan pribadi dapat mengakses jaringan publik (internet).

     Salah satu cara untuk membangun VPN adalah dengan metode Tunneling. Sesuai dengan arti tunnel (yang bisa diartikan dengan "lorong"), cara membentuk suatu VPN dengan cara ini adalah dengan membuat suatu tunnel di dalam jaringan publik untuk menghubungkan antara jaringan yang satu dan jaringan lain dari suatu grup atau perusahaan yang ingin membangun VPN tersebut. Seluruh komunikasi data antarjaringan pribadi akan melalui tunnel ini, sehingga orang atau user dari jaringan publik yang tidak memiliki izin untuk masuk tidak akan mampu untuk menyadap, mengacak atau mencuri data yang melintasi tunnel ini. Di dalam tunneling terdapat proses enkapsulasi, transmisi dan dekapsulasi paket yang dikomunikasikan.

Metode tunneling dapat digambarkan secara ringkas sebagai berikut:


    Teknologi tunneling dikelompokkan secara garis besar berdasarkan protokol tunneling layer 2 (Data Link Layer) dan layer 3 (Network Layer) model OSI layer. Yang termasuk ke dalam tunneling layer 2 adalah L2F, PPTP, dan L2TP. Sedangkan yang termasuk layer 3 adalah IPSec, VTP, dan ATMP.

    Pada posting ini saya hanya akan membahas mengenai PPTP saja. Untuk L2TP akan dibahas pada posting berikutnya. Di samping itu juga dibahas mengenai salah satu protokol keamanan komputer lainnya, yaitu RADIUS.

B. Latar Belakang :
    Setelah PPTP tunnel terbentuk, data dari user ditransmisikan antara PPTP client dan PPTP server. Data yang ditransmisikan dalam bentuk IP datagram yang berisi PPP paket. IP datagram dibuat dengan menggunakan versi protokol Generic Routing Encapsulation (GRE) internet yang telah dimodifikasi. Struktur paket data yang dikirimkan melalui PPTP dapat digambarkan sebagai berikut:











 C. Maksud Dan Tujuan :
  • Remote Access, dengan VPN kita dapat mengakses komputer atau jaringan kantor, dari mana saja selama terhubung ke internet
  • Keamanan, dengan koneksi VPN kita bisa berselancar dengan aman ketika menggunakan akses internet publik seperti hotspot atau internet cafe.
  • Menghemat biaya setup jaringan, VPN dapat digunakan sebagai teknologi alternatif untuk menghubungkan jaringan lokal yang luas dengan biaya yang relatif kecil, karena transmisi data teknologi VPN menggunakan media jaringan public yang sudah ada tanpa perlu membangun jaringan pribadi.
  • dan lain2 yang saya belum mengerti
D. Alat Dan Bahan :
    - Laptop
    - Modul informasi VPN SERVER (pptp)

E. Jangka Waktu :
    Luangkan waktu untuk membaca sampai kedasarnya.

F. Tahap Pelaksanaan :
   Cara kerja PPTP dimulai dari sebuah remote atau PPTP client mobile yang membutuhkan akses ke sebuah LAN private dari sebuah perusahaan. Pengaksesan dilakukan dengan menggunakan ISP lokal. Client (yang menggunakan Windows NT Server versi 4.0 atau Windows NT Workstation versi 4.0) menggunakan Dial-Up networking dan protokol remote access PPP untuk terhubung ke sebuah ISP.

   Client terhubung ke Network Access Server (NAS) pada fasilitas ISP. NAS di sini bisa berupa prosesor front-end, server dial-in atau server Point-of-Presence (POP). Begitu terhubung, client bisa mengirim dan menerima paket data melalui internet. NAS menggunakan protocol TCP/IP untuk semua trafik yang melalui internet.

   Setelah client membuat koneksi PPP ke ISP, panggilan Dial-Up Networking yang kedua dibuat melalui koneksi PPP yang sudah ada. Data dikirimkan menggunakan koneksi yang kedua ini dalam bentuk IP datagram yang berisi paket PPP yang telah ter-enkapsulasi.

   Panggilan yang kedua tersebut selanjutnya menciptakan koneksi VPN ke server PPTP pada LAN private perusahaan. Koneksi inilah (melalui panggilan kedua) yang di-istilahkan sebagai tunnel (lorong). Berikut ini gambar yang menjelaskan proses tersebut:


    Tunneling pada gambar 3 adalah sebuah proses pengiriman paket data ke sebuah komputer pada jaringan privat dengan me-routing paket data tersebut melalui beberapa jaringan yang lain, misalnya Internet. Router-router jaringan yang lain tidak bisa mengakses komputer yang berada pada jaringan privat. Oleh karena itu, tunneling memungkinkan jaringan routing untuk mentransmisikan paket data ke komputer penghubung, seperti PPTP server, yang terhubung ke jaringan routing dan jaringan privat. PPTP client dan PPTP server menggunakan tunneling untuk merutekan paket data secara aman ke komputer yang berada pada jaringan privat melalui router-router yang hanya mengetahui alamat server penghubung jaringan privat.


Kekurangan atau Kelemahan VPN

Setiap ada kelebihan pasti ada kekurangannya, beberapa kekurangan dari VPN diantaranya adalah:
 
  • Koneksi internet (jaringan publik) yang tidak bisa kita prediksi. Hal ini dapat kita maklumi karena pada dasarnya kita hanya "nebeng" koneksi pada jaringan pihak lain sehingga otomatis kita tidak mempunyai kontrol terhadap jaringan tersebut.
  • Perhatian lebih terhadap keamanan. Lagi-lagi karena faktor penggunaan jaringan publik, maka kita perlu memberikan perhatian yang lebih untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti penyadapan, hacking dan tindakan cyber crime pada jaringan VPN.
  • dan lain2 yang saya belum mengerti.
G. Kesimpulan :
     Jadi kesimpulannya memahami seluruh materi sampai menguasai sebelum melakukan konfigurasi.

H. Referensi :
     -  https://en.wikipedia.org/wiki/Virtual_private_network
wassalamualaikum wr.wb

MENGENAL DHCP SERVER

assalamualaikum wr.wb

Image result for logo dhcp server

A. Pengertian : 
     
Penjelasan Lengkap DHCP Server 
    DHCP (merupakan kependekan dari Dynamic Host Configuration Protocol) adalah salah satu protocol pada jaringan komputer yang dapat memberikan atau meminjamkan IP address terhadap host yang berada dalam satu jaringan secara otomatis.
    Dalam sebuah jaringan local yang tidak menggunakan DHCP, untuk memberikan konfigurasi terkait pengalamatan komputer atau host harus dilakukan secara manual. Jika ada ratusan host yang tergabung dalam jaringan local tersebut, maka sang Administrator pun harus melakukannya hingga ratusan kali. Terlihat sangat tidak efektif bukan??
Namun, tidak demikian jika sudah dipasang DHCP pada jaringan local. Pemberian IP address untuk setiap komputer tidak perlu lagi dilakukan secara manual, karena sudah ada sistem yang memegang tanggung jawab tersebut. Jadi, berkurang dong beban sang Administrator jaringan, dia hanya sekali melakukan settingan di komputer yang menjalankan service DHCP. 

Penjelasan Lengkap DHCP Server dan Cara Kerjanya
Apa itu DHCP Server?

    Dalam jaringan, server merupakan komputer yang tugasnya melayani setiap komputer atau host yang tergabung dalam satu jaringan. Nah, mudah saja, DHCP server adalah sebuah komputer yang menjalani fungsi DHCP sebagaimana yang sudah dikatakan pada awal artikel ini. DHCP server inilah yang nantinya akan memberikan pinjaman IP address kepada komputer host yang terhubung.

B.  Latar Belakang :
      DHCP server merupakan komputer yang berfungsi memberi pinjaman IP address ke host yang ada. Sedangkan host yang mendapat pinjaman IP address dari DHCP server tersebut biasa disebut DHCP Client. Jadi, dimana ada server pasti ada client juga.

C. Maksud Dan Tujuan :

  • Memudahkan dalam transfer data kepada PC client lain atau PC server.
  • Memudahkan seorang administrator jaringan dalam memberikan nomor ip address secara otomatis di komputer dalam jaringan tanpa harus mengisi secara manual.
  • Menyediakan alamat-alamat IP secara dinamis dan konfigurasi lain. 
  • Didesain untuk melayani network yang besar dan konfigurasi TCP/IP yang kompleks.
  • Memungkinkan suatu client menggunakan alamat IP yang reusable, artinya alamat IP tersebut bisa dipakai oleh client yang lain jika client tersebut tidak sedang menggunakannya (off).
  • Memungkinkan suatu client menggunakan satu alamat IP untuk jangka waktu tertentu dari server.
  • Memberikan satu alamat IP dan parameter-parameter kofigurasi lainnya kepada client, seperti DNS Server & Default Gateway.
  • Mencegah terjadinya IP Conflict
D. Alat Dan Bahan :
     - Modul Informasi luas tentang DHCP SERVER

E. Jangka Waktu :
     Luangkan waktu untuk membaca sampai ke dasar-dasarnya.

F. Tahap Pelaksanaan :

Tahapan Cara Kerja DHCP Server

Pengertian Cara Kerja DHCP Server Beserta Fitur dan Manfaat Kerugian
Gambar Proses DHCP Server Bekerja
  • IP Least Request - Merupakan proses saat client meminta nomor IP ke server (broadcast mencari DHCP server).
  • IP Least Offer - DHCP menjawab dengan memberikan nomor IP yang ada di database DHCP. 
  • IP Lease Selection - Client memilih penawaran DHCP server yang pertama diterima dan kembali melakukan broadcast dengan message menyetujui peminjaman tersebut kepada DHCP Server.
  • IP Lease Acknowledge - DHCP server memberikan jawaban atas pesan tersebut berupa konfirmasi no IP dan informasi lain kepada client dengan sebuah ACKnowledgment. Setelah server memberikan nomor IP, maka server meminjamkan (lease) nomor IP yang ada ke DHCP client dan mencoret nomor IP tersebut dari daftar pool.
  • Lease Period - Pemakaian DHCP Client tersebut dinyatakan selesai, nomor IP tersebut dikembalikan kepada DHCP server, dan server dapat memberikan nomor IP tersebut kepada client yang membutuhkan.

Fitur yang Ditawarkan Oleh DHCP (Jenis Alokasi DHCP)

DHCP server mengenal tiga macam jenis alokasi, yaitu:
  1. Manual Allocation : Dimana administrator server membuat konfigurasi pada server yang mencatat MAC address dari setiap komputer dan untuk setiap MAC address tersebut sudah ditentukan masing-masing IP address-nya.
  2. Automatic Allocation : Dimana administrator server membuat konfigurasi pada server yang mana hanya mengandung IP address yang nantinya akan diberikan kepada komputer client. Sekali suatu alamat IP terasosiasi dengan suatu MAC address pada komputer, maka ia akan secara permanen diasosiasikan dengan MAC address tersebut sampai administrator server merubahnya secara manual.
  3. Dynamic Allocation : Hal ini sama halnya seperti automatic allocation, tetapi server akan mencatat status peminjaman IP address (leases) dan akan memberikan alamat IP yang lease-nya sudah expire kepada client DHCP atau komputer yang lainnya.

G. Kesimpulan :
     Jadi kesimpulannya adalah sebelum melakukan kofigurasi lebih baik mengenal apa itu DHCP Server ke yang lebih dasar.

H. Referensi :
     - http://www.pintarkomputer.com/penjelasan-lengkap-dhcp-server-dan-cara-kerjanya/  

wassalamualaikum wr.wb

PENJELASAN VIRTUAL HOST


Image result for logo virtual host

  
A. Pengertian :
     Virtual Host adalah cara untuk mengatur banyak website atau URL di dalam satu mesin atau satu IP. Contoh kita mempunyai banyak domain tapi hanya mempunyai 1 IP public atau 1 server. Cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan cara membuat virtualhost yang ada di web server. Virtual Host bisa anda gunakan setelah anda menginstall package-package web server dan sudah pasti web server anda sudah berjalan dengan baik.

B. Latar Belakang :
    Salah satu aplikasi yang banyak digunakan adalah shared web hosting . Harga web shared hosting lebih rendah dari dedicated server web karena banyak pelanggan dapat host pada server tunggal. Hal ini juga sangat umum bagi badan tunggal untuk ingin menggunakan beberapa nama pada mesin yang sama sehingga nama dapat mencerminkan layanan yang ditawarkan daripada di mana layanan tersebut terjadi untuk menjadi host.

C. Maksud Dan Tujuan :    
    Virtual Host bisa anda gunakan setelah anda menginstall package-package web server dan sudah pasti web server anda sudah berjalan dengan baik.


D. Alat Dan Bahan :
    - Modul Informasi

E. Jangka Waktu :
    Luangkan waktu membaca dan informasi lebih luas

F. Tahap Pelaksanaan :
   
Sejarah Virtual Host 
     
    Tahun 1989, Tim Berners-Lee mengajukan pada perusahaannya, CERN (European Organization for Nuclear Research) sebuah proyek yang bertujuan untuk mempermudah pertukaran informasi antar para peneliti dengan menggunakan sistem hiperteks. Sebagai hasil atas implementasi proyek ini, tahun 1990 Berners-Lee menulis dua program komputer

1. sebuah peramban yang dinamainya sebagai WorldWideWeb;
2. server web pertama di dunia, yang kemudian dikenal sebagai CERN httpd, yang berjalan pada sistem operasi NeXTSTEP.

    Dari tahun 1991 hingga 1994, kesederhanaan serta efektifitas atas teknologi yang digunakan untuk berkunjung serta bertukar data melalui World Wide web membuat kedua aplikasi tersebut diadopsi pada sejumlah sistem operasi agar dapat digunakan oleh lebih banyak individu, ataupun kelompok. Awalnya adalah organisasi penelitian, kemudian berkembang dan digunakan di lingkungan pendidikan tinggi, dan akhirnya digunakan dalam industri bisnis.
Tahun 1994, Tim Berners-Lee memutuskan untuk membakukan organisasi World Wide Web Consortium (W3C) untuk mengatur pengembangan-pengembangan lanjut atas teknologi-teknologi terkait lainnya (HTTP, HTML, dan lain-lain) melalui proses standardisasi.

  • HOSTING  
Berikut ini adalah 4 tipe hosting yang dapat kita gunakan berserta fungsinya:
  1. Dedicated hosting adalah hosting yang paling bagus. Bila kita hanya ingin membuat suatu website yang sederhana kita tidak perlu menggunakan dedicated hosting. Dedicated hosting dapat ibaratkan sebagai tanah yang sangat luas yang dapat kita buat untuk apa saja
  2. Virtual private server adalah server pribadi  dan ini sangatlah mahal. Kenapa? karena harga 1 server bisa mencapai puluhan juta rupiah selain itu untuk ruang penyimpanannya serta biaya untuk menjaga server terserbut jugalah tinggi.
  3. Reseller hosting adalah hosting yang dapat menampung beberapa domain. Jadi hanya dengan menggunakan 1 hosting maka dapat memiliki beberapa domain sekaligus. biaya untuk menggunakan hosting ini tergantung brapa besar bandwith yang anda inginkan
  4. Share hosting adalah hosting yang paling murah dan juga cocok digunakan untuk website yang sederhana. Tipe hosting ini juga kadang ditawarkan dengan gratis.
 G. Kesimpulan :
     Jadi kesimpulannya harus memahami meteri sebelum melakukan konfigurasi virtual host.

H. Referensi : 
     - http://blog.baihaqi.web.id/penjelasan-singkat-virtualhost/ 

assalamualaikum wr.wb